Paris Saint-Germain mulai terbangun dari mimpi indah mereka. Sang juara bertahan Liga Champions kini kembali dikejar oleh masalah internal. Konflik pembagian apresiasi dan pembaruan skuad memicu keretakan di dalam tim. Achraf Hakimi menuntut ambisi pribadi untuk Ballon d'Or dan merusak dukungan penuh klub kepada Ousmane Dembele.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pelatih Luis Enrique tidak membawa Gianluigi Donnarumma untuk laga Piala Super Eropa melawan Tottenham. Hal ini mengembalikan Paris Saint-Germain pada kebiasaan lama mereka yang penuh dengan perselisihan internal. Hasil di lapangan akan menentukan apakah drama ini mereda atau justru semakin memanas.
Gianluigi Donnarumma menghadapi situasi sulit setelah posisinya terancam oleh kedatangan Lucas Chevalier. Penjaga gawang tim nasional Italia itu bahkan tidak akan bermain di Piala Super Eropa dan kabarnya diminta untuk segera pindah. Manajemen klub dilaporkan telah kehabisan kesabaran terkait negosiasi perpanjangan kontrak sang pemain.
Paris Saint-Germain mengajukan tawaran kontrak baru dengan struktur gaji tetap yang lebih rendah namun memiliki bonus variabel tinggi. Karena tidak ada kesepakatan, klub memilih untuk menjualnya pada bursa transfer ini daripada kehilangan dia secara gratis saat kontraknya habis pada tahun 2026. Pihak pemain merasa klub tidak tahu berterima kasih setelah kontribusi besarnya dalam meraih gelar juara Eropa.
Persaingan Ballon d'Or untuk Ousmane Dembele juga mendapat gangguan tidak terduga. Achraf Hakimi yang merupakan rekan setim sekaligus temannya kini mendadak muncul sebagai pesaing baru. Berdasarkan wawancara dengan Canal+, bek asal Maroko itu menyatakan bahwa dia juga layak memenangkan penghargaan tersebut.
Menurut Achraf Hakimi, statistik yang dia catat musim ini melampaui statistik bek normal pada umumnya. Dia merasa seorang bek dengan performa seperti itu lebih layak mendapatkan penghargaan daripada seorang penyerang. Pernyataan ini mengejutkan pihak Ousmane Dembele meskipun mereka memilih untuk tidak memperbesar polemik.
Ousmane Dembele tetap mendapatkan dukungan penuh dari presiden klub Nasser Al-Khelaifi. Kepada RMC Sport, Nasser Al-Khelaifi menegaskan bahwa penyerangnya telah melakukan segalanya untuk menang. Di sisi lain, Achraf Hakimi juga harus menghadapi masalah hukum setelah jaksa penuntut Nanterre meminta kasus dugaan pemerkosaan yang menjeratnya dilimpahkan ke pengadilan.
Manajemen Paris Saint-Germain baru saja meresmikan perekrutan bek muda asal Ukraina, Illia Zabarnyi. Kedatangan sang pemain langsung memicu pertanyaan besar mengenai hubungannya dengan penjaga gawang asal Rusia, Matvey Safonov, di tengah konflik politik kedua negara. Illia Zabarnyi sebelumnya dikenal vokal dalam memberikan bantuan finansial untuk tentara Ukraina.
Menurut jurnalis Andrew Todos kepada RMC Sport, interaksi antara kedua pemain tersebut di sesi latihan akan dipantau dengan sangat ketat oleh publik Ukraina. Untuk menghindari ketegangan lebih lanjut, Paris Saint-Germain kemungkinan besar akan berusaha melepas Matvey Safonov, baik dengan status pinjaman maupun penjualan permanen.