Bek kanan Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, resmi mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung Prancis. Langkah hukum ini menjadi upaya terakhirnya setelah pengadilan banding Versailles menolak permohonannya. Pengadilan sebelumnya memutuskan kasus dugaan pemerkosaan yang menjeratnya harus berlanjut ke pengadilan kriminal.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kasus ini bermula pada 25 Februari 2023. Seorang wanita muda menuduh bintang sepak bola asal Maroko tersebut melakukan kekerasan seksual. Sejak saat itu, Achraf Hakimi dan tim hukumnya terus membantah tuduhan tersebut. Mereka berupaya membatalkan putusan pengadilan yang memberatkannya.
Menurut laporan dari media Prancis Le Parisien, pengajuan banding ke Mahkamah Agung merupakan langkah hukum final. Lembaga peradilan tertinggi di Prancis ini tidak akan memeriksa ulang fakta-fakta persidangan. Tugas utama mereka adalah meninjau penerapan hukum dalam putusan sebelumnya.
Berdasarkan penjelasan resmi dari layanan publik hukum Prancis, Mahkamah Agung hanya menilai kesesuaian hukum. Mereka memastikan apakah hakim pengadilan di bawahnya telah menerapkan aturan hukum dengan benar. Proses ini menjadi harapan terakhir bagi Achraf Hakimi untuk lolos dari pengadilan kriminal Hauts-de-Seine.
Saat ini, Achraf Hakimi tengah fokus membela tim nasional Maroko di Piala Dunia. Negara tersebut dijadwalkan bertanding melawan Belanda di babak 16 besar. Meski demikian, masalah hukum di Prancis tetap membayangi karier internasional sang pemain. Tim hukumnya menyatakan, "Kami akan terus berjuang demi keadilan."