Paris Saint-Germain (PSG) menggelontorkan dana sebesar 60 juta euro untuk mentransfer Achraf Hakimi musim panas ini. Nilai tersebut menjadikan pemain internasional Maroko berusia 22 tahun itu sebagai salah satu dari 10 bek termahal dalam sejarah sepak bola.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Langkah ini dinilai sangat sepadan. PSG belum pernah menemukan pemain yang benar-benar cocok untuk posisi bek kanan sejak awal era kepemilikan Qatar. Masalah tersebut kini teratasi dengan kehadiran Hakimi.
Hakimi merupakan produk akademi Real Madrid. Ia sempat membela Dortmund dari tahun 2018 hingga 2020, kemudian pindah ke Inter Milan pada periode 2020 sampai 2021. Bersama Inter Milan, ia sukses meraih gelar juara Liga Italia.
Pemain baru ini langsung mencuri perhatian sejak awal musim. Pelatih Mauricio Pochettino memberikan pujian tinggi setelah kemenangan 4-0 melawan Clermont pada Sabtu lalu.
"Ia adalah salah satu yang terbaik di posisinya. Ia memiliki potensi besar dan banyak hal yang bisa ditingkatkan. Kami akan bekerja keras untuk membawanya ke performa maksimal," ujar Mauricio Pochettino.
Menurut catatan performa, Hakimi telah mencetak satu gol dan memberikan dua umpan matang. Ia mengesankan banyak pihak lewat kemampuannya menciptakan bahaya di lini pertahanan lawan.
Berdasarkan pernyataan saat kedatangannya di klub, Hakimi menegaskan karakter permainannya yang agresif. "Saya adalah seorang bek, tetapi dengan jiwa seorang penyerang," kata Hakimi.