Dua sahabat karib, Achraf Hakimi dan Kylian Mbappé, saling mengenal dengan sangat baik. Mereka bukan lagi rekan satu tim di klub setelah pemain Prancis itu pindah ke Madrid. Namun, mereka tetap berteman dekat di luar lapangan. Kini, duel kedua mereka di Piala Dunia diprediksi akan berlangsung sengit.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sorotan global kini tertuju pada persaingan antara Mbappé dan Hakimi, bahkan sampai ke Argentina. Media Diario Olé menyebut mereka sebagai "Rival, tapi bukan musuh". Menurut laporan tersebut, Hakimi sempat menyatakan bahwa Mbappé tidak akan menjadi temannya saat berada di dalam lapangan. Kedua pemain kini harus membuktikan kemampuan mereka di arena pertandingan.
Timnas Maroko harus menghadapi kenyataan pahit menjelang laga krusial ini. Mereka dipastikan tampil tanpa salah satu pemain penting. Ismaël Saibari mengalami cedera saat melawan Kanada. Penyerang yang baru saja pindah ke Bayern Munich tersebut dipastikan absen melawan Prancis pada hari Kamis.
Proses pemulihan Ismaël Saibari berjalan lambat. Dia tidak bisa pulih tepat waktu untuk laga tersebut. Pelatih Maroko mengonfirmasi kabar ini dalam sesi konferensi pers. "Semua pemain siap bertanding, kecuali Ismaël Saibari. Pertandingan ini datang terlalu cepat untuknya. Namun, saya berharap dia tidak absen untuk sisa kompetisi ini," ujar sang pelatih.
Sementara itu di Inggris, perhatian media tertuju pada laga perempat final melawan Norwagia. Tabloid Daily Star mempertanyakan strategi Inggris untuk menembus pertahanan lawan. Norwagia tampil sangat kokoh saat menghadapi Brasil. Mereka memiliki penjaga gawang Nyland yang bermain luar biasa di bawah mistar.
Norwagia juga sangat mematikan di lini depan berkat ketajaman Erling Haaland. Striker tersebut sudah mencetak 7 gol sepanjang turnamen ini. Berdasarkan performa tersebut, Norwagia menjadi ancaman serius bagi Inggris. Tim tiga singa kini sedang mengejar tiket semifinal Piala Dunia keempat sepanjang sejarah mereka.